Pasca Pengungkapan Mega Korupsi Tata Niaga Timah, Belitung Tak Lagi Seksi di Mata Pendatang

- 18 April 2024, 21:00 WIB
Pj Bupati Belitung, Yuspian.
Pj Bupati Belitung, Yuspian. /

Betare Belitong - Selepas perayaan Idul Fitri biasanya akan ramai para pendatang untuk merantau dan mencari penghidupan yang lebih layak di luar daerah maupun kota.

Tidak sedikit, terkadang pendatang secara ramai maupun berbondong-bondong menuju suatu wilayah atau daerah yang dianggap dapat memberikan penghidupan atau pekerjaan yang lebih layak.

Fenomena ini terkadang menimbulkan permasalahan tersendiri baik dari aspek kependudukan, sosial, dan lain sebagainya.

Sehingga fenomena semacam ini yang kerap terjadi selepas perayaan Idul Fitri selalu diantisipasi oleh setiap pemerintah daerah.

Salah satu kota tujuan dari para pendatang untuk merantau baik bekerja atau mencari penghidupan yang lebih layak adalah Pulau Belitung.

Belitung di mata para pendatang, terkenal dengan kekayaan alam yang terkandung yakni timah. Sehingga ada harapan untuk bekerja dan mencari nafkah. Tidak hanya di sektor timah namun sektor lainnya juga.

Namun dengan adanya pengungkapan kasus mega korupsi tata niaga timah, Pulau Belitung tidak lagi seksi di mata para pendatang.

Wajar saja, dengan adanya pengungkapan kasus mega korupsi tata niaga timah harga jual timah di Pulau Belitung turun drastis.

Kondisi ini sangat dikeluhkan oleh masyarakat penambang, kondisi semakin berat apalagi menjelang Idul Fitri 1445 Hijriah kemarin. Timah murah, daya beli menurun, dampaknya perputaran uang melemah.

Halaman:

Editor: Angga


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah