Kejari Belitung Musnahkan Barang Bukti yang Sudah Inkrah, Ada Sabu, Tramadol, Trihexypenidhyl, dan Senpi Ilega

- 29 Mei 2024, 21:02 WIB
Pemusnahan barang bukti yang sudah berkekuatan hukum tetap periode Desember 2023 sampai Mei 2024 oleh Kejaksaan Negeri Belitung, Rabu 29 Mei 2024.
Pemusnahan barang bukti yang sudah berkekuatan hukum tetap periode Desember 2023 sampai Mei 2024 oleh Kejaksaan Negeri Belitung, Rabu 29 Mei 2024. /

Betare Belitong - Kejaksaan Negeri Belitung memusnahkan puluhan barang bukti tindak pidana umum yang sudah berkekuatan hukum tetap periode Desember 2023 sampai Mei 2024.

Acara pemusnahan barang bukti tersebut berlangsung di Gedung Satya, Kejaksaan Negeri Belitung, Rabu 29 Mei 2024.

Kepala Kejaksaan Negeri Belitung, Lila Nasution dalam sambutannya menjelaskan bahwa barang bukti yang dimusnahkan tersebut berasal dari 36 perkara sepanjang Desember 2023 sampai Mei 2024.

"Seperti yang kita ketahui bahwa sampai saat ini tindak pidana berupa kejahatan masih sering terjadi di wilayah Belitung," kata Kajari Lila Nasution, Rabu 29 Mei 2024.

Ia menerangkan pula, tindak pidana kejahatan tersebut seperti pencurian, kekerasan, penganiayaan, penipuan, penggelapan, perlindungan anak, pertambangan, kesehatan, narkotika dan lainnya.

"Khususnya tindak pidana narkotika adalah penjajah tanpa wajah yang dapat merusak generasi bangsa sehingga kita harus memerangi bersama-sama tindak pidana narkoba," ungkapnya.

Barang Bukti yang Dimusnahkan

Sementara itu, barang bukti yang dimusnahkan telah memiliki kekuatan hukum tetap seperti narkotika sembilan perkara dengan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 422,765 gram.

Selanjutnya adalah tindak pidana kesehatan dua perkara dengan barang bukti obat batuk merek Tramadol 2.070 butir dan Trihexypenidhyl 1.400 butir

Halaman:

Editor: Angga


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah