Rusak Generasi Bangsa, Kajari Belitung Sebut Tindak Pidana Narkoba Adalah Penjajah Tanpa Wajah

- 29 Mei 2024, 21:52 WIB
Kegiatan pemusnahan barang bukti yang sudah berkekuatan hukum tetap oleh Kejaksaan Negeri Belitung.
Kegiatan pemusnahan barang bukti yang sudah berkekuatan hukum tetap oleh Kejaksaan Negeri Belitung. /

Betare Belitong - Kepala Kejaksaan Negeri Belitung, Lila Nasution melontarkan pernyataan keras terhadap masih maraknya tindak pidana narkoba yang terjadi di wilayah Belitung.

Menurutnya tindak pidana narkoba tersebut berpotensi merusak generasi bangsa. Lila Nasution mengumpamakan kejahatan narkotika tersebut adalah penjajah tanpa wajah.

"Tindak pidana narkotika itu bisa dikatakan sebagai penjajah tanpa wajah," ungkapnya dalam acara sambutan pemusnahan barang bukti tindak pidana umum yang sudah berkekuatan hukum tetap di Gedung Satya Kejari Belitung, Senin 29 Mei 2024.

Di samping itu, Kajari Belitung juga menyoroti soal tingginya tindak pidana kesehatan di Belitung. Salah satunya adalah peredaran obat keras secara bebas tanpa izin edar.

"Belitung juga masih tinggi pidana kesehatan seperti peredaran obat keras," katanya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya memusnahkan sebanyak 422.765 gram sabu dari sembilan perkara. Pemusnahan dilakukan dengan cara diblender.

Kemudian juga dilakukan kegiatan pemusnahan barang bukti obat batuk merek Tramadol 2.070 butir dan Trihexypenidhyl 1.400 butir.

"Semoga harapan ke depan kita sama-sama berdoa agar angka kejahatan di Belitung berkurang," harap Kajari Belitung.***

Editor: Angga


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah